program pelatihan intensif (biasanya 6 bulan) untuk menyiapkan calon asisten pabrik kelapa sawit (PKS) yang kompeten. Tugas utamanya meliputi pelatihan operasional, pemeliharaan mesin, manajemen limbah, kontrol sortir TBS, serta penerapan keselamatan kerja (K3) untuk memaksimalkan kapasitas olah dan produksi, seringkali berlokasi di Riau atau wilayah perkebunan.
Persyaratan khusus untuk posisi Mill Assistant Trainee umumnya meliputi pendidikan D3/S1 Teknik (Mesin, Elektro, Kimia, Industri, TPHP) dengan IPK min. 2.75–3.00, pria, usia maksimal 25–28 tahun, serta bersedia ditempatkan di seluruh lokasi pabrik (Sumatera/Kalimantan/Sulawesi) dan terikat dinas.