Pekerja ladang sawit adalah tenaga lapangan yang bertanggung jawab atas siklus hidup tanaman, mulai dari penanaman, pemeliharaan (pemupukan/penyemprotan), hingga pemanenan Tandan Buah Segar (TBS). Mereka bekerja dalam struktur yang teratur—umumnya 8 jam sehari—meliputi posisi pemanen, pemupuk, dan penyemprot, serta sering kali didukung fasilitas perumahan.
Persyaratan pekerja ladang sawit di Sarawak umumnya meliputi pria berusia 18–43 tahun, sehat jasmani/rohani, dan bersedia bekerja lapangan. Pengalaman memanen diutamakan, dengan gaji pokok berkisar RM 1100–RM 1199 per bulan ditambah insentif/lembur. WNI harus memiliki paspor resmi untuk bekerja legal.